#ShortEscape: KLCC dan Menara Kembar Petronas

Eps. 6: Jalan-jalan ke Menara Kembar Petronas, Ikon Kuala Lumpur yang Wajib Dikunjungi

Setelah sampai di hostel, kami ambil waktu sedikit sebelum meneruskan petualangan. Setelah bobok-bobok cantik, menyimpan tas dan barang bawaan, dan ritual bersih diri, kami bersiap untuk pergi menyambangi ikon Kuala Lumpur, Menara Kembar Petronas.

Menara Kembar Petronas terletak di area Kuala Lumpur City Center atau KLCC. Untuk menuju kesana dari hostel kami yang terletak di daerah Chinatown atau Pasar Seni, kami menggunakan moda transportasi LRT. Dari stesen Pasar Seni naik LRT yang ke arah Gombak dan turun di stesen KLCC. Perjalanan memakan waktu sekitar 10 menit dengan jarak 4 stesen dan tarif RM 2,60. 

LRT Train coming at Pasar Seni station

Stesen LRT KLCC berupa stesen bawah tanah yang terletak di bawah mall yang bernama Avenue K. Menurut informasi terdapat jalan khusus pedestrian yang dibuat di bawah tanah yang nyambung ke Suria KLCC, tempat dimana Menara Kembar Petronas berada. Entah karena gue nggak teliti carinya atau emang katrok, gue nggak nemu jalan itu. Gue waktu itu langsung naik ke mall di atas stesen dan waktu itu gue kira kalau mall itu Suria KLCC, padahal itu mah Avenue K. Emang gue paling bingung kalo keluar stasiun bawah tanah terus atasnya itu langsung nyambung sama bangunan, seketika langsung buta arah.

Setelah muter-muter ga jelas di Avenue K sambil nyari pintu keluar yang nggak ketemu-ketemu, akhirnya kita tanya aja sama satpam (eh apasih sebutannya kalo di Malaysia?). Dia kasih tau kalau mau ke Menara Kembar Petronas harus keluar dari mall dulu baru nyebrang jalan, dia juga kasih tau bisa keluar dari mall lewat mana. Dasar norak!

Mungkin ada yang belum tau KLCC itu apa, seperti gue lalu menganggap kalau KLCC itu sebuah gedung. Kuala Lumpur City Centre atau yang biasa disebut KLCC adalah suatu area di dalam kota Kuala Lumpur yang memiliki beberapa fungsi yang di dalamnya terdapat beberapa gedung pertokoan seperti Suria KLCC dan Avenue K, gedung perkantoran seperti Menara Kembar Petronas dan Menara Maxis, beberapa gedung hotel dan gedung-gedung lain.

Kali itu, kami memilih spot foto di KLCC Park. Setelah masuk sebentar di Suria KLCC kemudian keluar di KLCC Park. Gue nggak begitu ngeh untuk ambil gambar di depan Menara Kembar Petronas, ya antara nggak ngeh atau emang nggak tau atau emang udah hilang arah duluan sih. Taunya langsung menuju ke KLCC Park aja. Suasana sore itu cukup ramai oleh para wisatawan. Selain wisatawan asing, banyak juga warga lokal yang menghabiskan sore di sekitar KLCC Park. Terlihat banyak juga warga yang memanfaatkan KLCC Park untuk olahraga sore hari seperti jogging

Kami kemudian keliling sebentar di area KLCC Park untuk mencari spot berfoto yang pas. Sebuah spot di dekat kolam sebelum jembatan di dekat taman pun kami pilih. Tidak banyak orang lalu lalang karena memang letaknya yang agak sepi mengingat terletak hampir di dekat jembatan. 

Menara Kembar Petronas paling pas untuk dinikmati keindahannya di sore hari hingga malam hari. Selain dapat view waktu masih terang, kita juga dapat view ketika malam datang dan lampu-lampu di Menara Kembar Petronas mulai menyala. Waktu itu kami sampai di KLCC Park sekitar pukul setengah tujuh malam dan langit masih terang. Langit mulai gelap sekitar pukul setengah delapan. Perlu diingat walaupun Kuala Lumpur letaknya lebih barat dari Jakarta tapi waktu Malaysia menggunakan GMT+8. Jadi disana baru gelap sekitar jam 8 malam.

Did you see the beautiful changes from day to night?

Sampai di Menara Kembar Petronas nggak afdol rasanya jika nggak berfoto. Menurut gue KLCC Park ini tempat yang paling pas buat ambil foto dengan Menara. Setelah capek foto bisa santai-santai di sekitar taman, tenang aja banyak bangku-bangku buat duduk kok. Mau keliling taman juga bisa. Kolam di KLCC Park ini juga memiliki air mancur, tapi tidak setiap saat air mancur ini menyemburkan air. Sekira pukul setengah delapan malam, ada sedikit pertunjukan air mancur dengan berbagai warna yang disorot dari lampu di bawah air mancur tersebut. 

Beautiful fountain show at KLCC Park

Petronas Twin Tower’s Quick Fact!

Menara Kembar Petronas merupakan menara kembar tertinggi di dunia dan pernah juga sebagai menara tertinggi di dunia sejak tahun 1998 sampai tahun 2004. Menara kembar ini memiliki sebuah Skybridge yang menghubungkan kedua menara pada lantai 41 dan 42. Ada juga sebuah Observation Deck yang terletak di lantai 86 menara. Mau naik ke Skybridge Dan Observation Deck? Bisa juga kok, siapkan uang sebesar RM 85.00 untuk membeli tiket masuknya.

How to get there?

Menara Kembar Petronas dapat diakses menggunakan beberapa transportasi umum yang ada di Kuala Lumpur seperti LRT, bas ataupun teksi. Cara tergampang yaitu dengan menggunakan LRT. Naiklah LRT Laluan Kelana Jaya yang menuju ke arah Gombak dan turun di stesen KLCC. Mau yang gratisan juga bisa kok, naik aja bas GoKL. Naiklah bas dengan laluan warna hijau dan turun di pemberhentian bas depan Suria KLCC.